Artificial Intelligence di Bidang Militer pada Berbagai Negara

Setiap negara tentunya memiliki pertahanan masing-masing, tidak heran jika sektor pertahanan mereka selalu memperkuat dengan mendapatkan pasokan senjata dari negara luar. Tidak heran jika sudah mulai menggunakan kecerdasan buatan. Apa saja artificial intelligence di bidang militer?

Bagaimana Ancaman Artificial Intelligence dalam Persenjataan Militer?

Seorang ahli komputer di Amerika Serikat telah memperingatkan bahwa manusia pun bisa saja musnah hanya dengan menggunakan senjata yang memiliki kecerdasan buatan. Resiko dari mesin pembunuh ternyata sangat besar sehingga senjata seperti ini seharusnya dilarang oleh internasional.

Pasalnya beberapa senjata dengan teknologi kecerdasan buatan tersebut memiliki kemampuan untuk menemukan dan menghancurkan target secara akurat. Misal saja helikopter mini berteknologi AI terasa begitu mematikan sekalipun hanya berukuran satu kaleng namun bisa membunuh dari jarak dekat.

Anda bisa membayangkan apabila dalam satu kontainer berisikan dengan beberapa helikopter mini yang sama-sama sebagai pembunuh. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika suatu negara bisa menggunakannya secara bersamaan dengan tujuan untuk memusnahkan manusia.

Artificial Intelligence di Bidang Militer pada Berbagai Negara               

Terdapat beberapa negara yang terkenal selalu meningkatkan pertahanan dan keamanan mereka dengan menambah persenjataan, mulai dari China, Amerika Selatan, Rusia bahkan Indonesia. Saat ini tiap negara berlomba untuk menambah senjata yang semakin canggih dan begitu kuat.

1. Senjata Laser

Laser merupakan senjata modern yang sudah berkembang sejak lama dari tahun 1960-an. Namun para ahli masih saja mengembangkannya untuk menambah kecanggihan. Ilmuwan bernama Theodore Maiman sebagai penemu pun mengaku bahwa pengembangan laser jadi kabar bahagia untuk militer.

Baca Juga :  Peradilan Pidana Kecerdasan Buatan, Sebuah Teknologi

Seiring dengan berkembangnya waktu, senjata laser terasa semakin canggih untuk menambah persenjataan militer. Terlebih saat ini telah dilengkapi oleh kecerdasan buatan. Ilmuwan khususnya di Lockheed Martin telah menciptakan senjata laser yang dihasilkan dari serat optik sehingga lebih akurat.

2. Rudal Hipersonik

Pertama kali, Uni Soviet mengembangkan teknologi ini untuk melengkapi persenjataan mereka. Setelah runtuh di tahun 1991 lalu, pengembangannya pun berlanjut ke Rusia. Salah satu tipe rudal hipersonik yang sangat terkenal milik negara ini adalah jenis KH 47M2 Kinzhal.

Rudal ini masuk ke dalam deretan persenjataan canggih oleh Rusia di tahun 2018 silam. Presiden Vladimir Putin mengatakan jika senjata ini terasa begitu ideal. Pasalnya bisa langsung meluncur dari pesawat berkecepatan tinggi sehingga memiliki kecepatan dan jangkauan lebih baik.

3. Drone

Teknologi canggih ini juga tidak lepas dari persenjataan militer. Sebenarnya drone telah ada sejak masa perang dunia 1 ketika Australia mencoba untuk menyerang Italia. Di saat itu, drone masih berbentuk balon udara dan membawa peledak.

Seiring dengan berkembangnya waktu, senjata modern ini menjadi sebagai salah satu persenjataan yang canggih. Pemakaian drone kian terkenal pada saat konflik antara Ukraina dan Rusia yang baru saja terjadi. Senjata ini mempunyai jarak jelajah hingga 150 km dengan kecepatan 129 km per jam.

4. Tank The Black Knight

BAE System telah merilis The Black Knight di tahun 2008 silam. Merupakan kombinasi tank dengan kendali jarak jauh dan pengintai jarak dekat. Mereka suda merancangnya untuk situasi penuh resiko sekalipun khususnya untuk kendaraan berawak.

Black Knight telah memiliki sistem senjata dan suku cadang mesin dengan kendaraan berawak lainnya yakni Bradley Fighting. Termasuk juga senapan mesin dan meriam di dalamnya. Selain itu, tank ini juga mempunyai navigasi otomatis, sistem software, menentukan rutenya sendiri tanpa pengemudi.

Baca Juga :  Pengertian Artificial Intelligence, Kecerdasan Buatan

5. MAARS Robot

Sesuai dengan namanya, Robot Maars sendiri merupakan remote control yang telah mendapatkan modifikasi sebagai robot yang mampu menjinakkan bom. Pengguna dapat mengontrolnya sesuai dengan kebutuhan. MAARS pun sudah memperoleh konfigurasi senapan mesin dan peluncur granat.

Sampai saat ini, tidak ada tembakan jarak jauh oleh Maars Robot selama pertempuran berlangsung. Beberapa fitur di remote control ini antara lain senapan kantong kacang, merica dan juga asap hingga laser yang mampu menyilaukan  mata musuh.

Daftar Senapan Canggih dan Berbahaya

Beberapa senapan saat ini sudah berkembang dengan teknologi semi otomatis. Pada dasarnya, sangatlah berbahaya karena mempunyai kecepatan lontar peluru yang tidak hanya cepat namun sangat kuat. Apa saja daftar senjata yang sudah dilengkapi teknologi canggih? Berikut penjelasan dari Techsbright.

1. Corner Shot 40mm Launcher Grenade

Tentu saja Anda pernah sesekali menonton film action dimana seorang tentara sedang terpuruk sehingga sulit untuk melepaskan tembakan ke arah musuh mereka. Hal ini tidak akan terjadi jika dirinya sedang memegang Corner Shot 40mm Launcher Grenade di tangannya lengkap dengan frame engsel.

Pasalnya berkat teknologi engsel tersebut, senapan ini mampu berbelok arahnya hingga 60 derajat. Hebatnya lagi, juga dilengkapi oleh kamera digital berada di bawah ujung laras sehingga bisa memantau musuh yang tidak terlihat sekalipun. Hasil gambarnya akan terlihat di layar LCD.

2. XM 25 Smart Launcher Grenade

Apabila tentara merasa belum puas dengan senapan lengkung di atas, maak pemerintah Amerika suda mengemabngkan senapan baru lagi berupa XM25 Smart Launcher Grenade di tahun 2011 lalu. Para tentara di sini sudah pernah merasakannya khususnya ketika bertugas di Afghanistan pada masa itu.

Baca Juga :  Serba Serbi Analisis Artificial Intelligence

Senapan ini telah dirancang sedemikian rupa layaknya komputer sederhana. Kemampuannya membawa hulu ledak mini kaliber hingga 25mm. Selain itu mampu menjangkau titik musuh pada jarak 700m. Menariknya lagi juga memiliki teknolog baru berupa program untuk mengontrol waktu ledakan.

3. HK M3 20 Launcher Grenade

Senjata ini memang hadir dengan fungsi ganda yakni sebagai senapan semi otomatis dan pelontar granat. Teknologi yang ada di dalam senapan ini akan membuatnya semakin berbahaya bagi musuh. Berupa fitur adaptasi khusus sehingga mampu menembakkan semua jenis granat dari ledak dan asap.

Berkat tambahan fitur laser range finder, senjata ini mampu menemukan target secara akurat dalam waktu cepat. Selain itu, perusahaan pengembangnya Insight Technology pun telah menambahkan teropong khusus untuk memudahkan pengguna saat memantau musuh baik di waktu malam dan siang.

4. KAC M110 Sniper Rifle

Terakhir adalah, KAC M110 Sniper Rifle yang juga telah memiliki teknologi terbaru dalam pengembangannya. Fitur ini berupa peredam suara sehingga mampu mengurangi kebisingan suara secara drastis. Selain itu juga memiliki day optic untuk berbagai pencahayaan lingkungan.

KAC M110 juga mendapatkan lensa tambahan untuk mendukung pembidikan lawan bahkan di situasi yang tidak memungkinkan. Tentara bisa memutarnya hingga 45 derajat celcius. Senapan ini mampu mengeluarkan 4 peluru setiap detiknya dengan jangkauan maksimal 9,7 kilometer.

Tidak hanya berhenti di senapan saja, ada banyak sekali jenis artificial intelligence di bidang militer yang sampai saat ini terus berkembang. Tak sedikit negara yang mulai mengaplikasikan kecerdasan buatan dalam persenjataan mereka untuk meningkatkan keamanan dan pertahanannya.

Leave a Comment